☁️ Desain Kelas Sma Ipa
Berikutpenjelasan untuk ujian praktek TIK kelas XII Ujian Praktek dikerjakan dalam bentuk "TUGAS" dan dikumpulkan untuk kelas XII IPA 1 dan IPA 3 maximal Senin 12 April 2010 jam 12.00 WIB, XII IPS 1 dan IPS 2 maximal Rabu 14 April 2010 jam 12.00 WIB, dan untuk kelas XII IPA 2 maximal Jum'at 16 April 2010 jam 12.00 WIB.Dikumpulkan dalam bentuk Email (harus menggunakan email pribadi yang
Kaoskelas SMA umumnya terbagi menjadi dua tema yang berbeda yaitu design kaos kelas IPA dan kaos kelas IPS. Dekorasi Kelas SMA IPS IPA SMA merupakan masa-masa dimana kreatifitas mulai banyak terlihat dan berkembang pesat dari waktu ke waktu. Setiap melihat dinding tersebut mereka akan merasa bangga dengan karya yang dihasilkan.
1 BAB 1 P ERTUMBUHAN DAN P ERKEMBANGAN TUMBUHAN. 2. Standar Kompetensi: • melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan Kompetensi Dasar: • merencanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan • melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan • mengkomunikasikan hasil
3 Pendidikan Kewarganegaraan. Mata pelajaran SMA jurusan IPA berikutnya yaitu Pendidikan Kewarganegaraan. Kamu bisa menemukan pelajaran ini pada kelas 10, kelas 11 dan kelas 12. Tidak sama seperti mata pelajaran bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, justru Pendidikan Kewarganegaraan bukanlah salah satu mata pelajaran dalam ujian nasional.
ContohGambar Desain Kaos Kelas SMA Jurusan IPS Yang Keren Dan Unik Dengan Tema Kebersamaan Untuk Seragam Acara Sekolah Agar Terlihat Kompak Dan Solid. 26 Gambar Kelas Ipa Logo Terbagus. Kaos Kelas IPS 3. Kaos kelas IPS 3 SMAN 1 Banjarmasin Warna Kaos Hijau Daun.
Prosesbelajar harus dimaksimalkan dengan menggunakan desain pembelajaran yang memanfaatkan permasalahan sebagai stimulus pembelajaran dan berbasis teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan berpikir kritis literasi ilmiah dan hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA 7 SMA Negeri 1 Karanganyar serta mengetahui
Mengingatmatematika adalah mata pelajaran yang paling krusial diantara mata pelajaran yang lain, maka akan kami berikan materi Matematematika SMA kelas XII IPA. Materi matematika di kelas XII - IPA antara lain : KELAS XII IPA SEMESTER I. BAB I INTEGRAL. 1.1 Integral Tak Tentu dan Integral Tentu. 1.2 Integral Fungsi Trigonometri.
SMANegeri 9 Padang, merupakan salah satu sekolah menengah atas negeri yang ada di Provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMA Negeri 9 Padang ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII Baca Selengkapnya Profil SMA Negeri 9 Padang
Demikianlahrangkuman materi tentang pajak untuk SMA/SMK kelas 11. Sistem pemungutan pajak di Indonesia adalah Self Assessment System yang mengharuskan Wajib Pajak memperhitungkan, menghitung, melaporkan dan menyetorkan sendiri jumlah pajak yang terutang. Kendala yang selalu ada dalam sistem perpajakan yaitu bagaimana cara menciptakan suatu
. This study aims to describe the implementation of the flipped classroom learning model in distance learning to increase participation in science learning at SMP Negeri 1 Gangga. This research method used descriptive qualitative research. The subjects in this study were class as many as 28 people. This research data collection technique used observation sheets, documentation, and tests. While the data analysis technique used qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of this study indicate an increase in student participation in taking part in distance learning using the Flipped Classroom model, namely 10 people in week 1, 15 weeks 2, 22 weeks 3 and 24 people in week 4, while 4 other people join the study. outside the network. Furthermore, with regard to student responses, it shows that before the implementation of distance learning using the Flipped Classroom learning model as many as 50% of students are not happy, as many as 31% of students are not happy, and 17% of students are quite happy with distance learning. However, after using the Flipped Classroom learning model, 25% of students were unhappy, 25% of students were less than happy, 35% of students were happy, and 14% were very happy with distance learning. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free Jurnal PaedagogyJurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 8 No. 2 April 2021p-ISSN 2355-7761e-ISSN 2722-4627pp. 256-263Jurnal Paedagogy Vol. 8. No. 2 April 2021 Copyright © 2021, Nurkhasanah, S. 256Implementasi Model Pembelajaran Flipped Classroom dalam PembelajaranJarak Jauh untuk Meningkatkan Partisipasi Belajar IPASiti NurkhasanahSMP Negeri 1 Gangga, Kabupaten Lombok Utara - Provinsi NTBCorresponding Author. Email nurkhasanah27 This study aims to describe the implementation of the flipped classroomlearning model in distance learning to increase participation in science learning atSMP Negeri 1 Gangga. This research method used descriptive qualitative subjects in this study were class as many as 28 people. This research datacollection technique used observation sheets, documentation, and tests. While thedata analysis technique used qualitative and quantitative descriptive analysis. Theresults of this study indicate an increase in student participation in taking part indistance learning using the Flipped Classroom model, namely 10 people in week 1,15 weeks 2, 22 weeks 3 and 24 people in week 4, while 4 other people join thestudy. outside the network. Furthermore, with regard to student responses, it showsthat before the implementation of distance learning using the Flipped Classroomlearning model as many as 50% of students are not happy, as many as 31% ofstudents are not happy, and 17% of students are quite happy with distancelearning. However, after using the Flipped Classroom learning model, 25% ofstudents were unhappy, 25% of students were less than happy, 35% of studentswere happy, and 14% were very happy with distance HistoryReceived 26-02-2021Revised 11-03-2021Published 04-04-2021Key WordsFlipped Classroom,Distance Learning,Learning Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi modelpembelajaran flipped classroom dalam pembelajaran jarak jauh untukmeningkatkan partisipasi belajar IPA di SMP Negeri 1 Gangga. Metodepenelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dalampenelitian ini adalah kelas sebanyak 28 orang. Teknik pengumpulan datapenelitian ini menggunakan lembar observasi, dokumentasi, dan tes. Sedangkanteknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif kualitatif dankuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan partisipasi belajarsiswa dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh dengan penggunaan modelFlipped Classroom, yakni pada minggu 1 sebanyak 10 orang, minggu 2sebanyak 15, minggu 3 sebanyak 22 dan minggu 4 sebanyak 24 orang,sementara itu 4 orang lainnya mengikuti belajar secara luar berkaitan dengan respon siswa menunjukkan bahwa sebelumpelaksanaan pembelajaran jarak jauh menggunakan model pembelajaranFlipped Classroom sebanyak 50% siswa tidak senang, sebanyak 31% siswakurang senang, dan 17% siswa cukup senang dengan pembelajaran jarak setelah menggunakan model pembelajaran Flipped Classroomsebanyak 25% siswa tidak senang, 25% siswa kurang senang, 35% siswasenang, dan 14% sangat senang dengan pembelajaran jarak ArtikelDiterima 26-02-2021Direvisi 11-03-2021Diterbitkan 04-04-2021Kata KunciFlipped Classroom,Pembelajaran Jarak Jauh,Partisipasi to Cite Nurkhasanah, S. 2021. Implementasi Model Pembelajaran Flipped Classroom dalamPembelajaran Jarak Jauh untuk Meningkatkan Partisipasi Belajar IPA. Jurnal Paedagogy, 82.doi is an open-access article under the CC-BY-SA tahun 2020 ini seluruh dunia dihadapkan pada masalah yang sama yaitupandemi global Covid-19. Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus2 SARS-CoV-2 adalah virus yang menyerang system pernapasan. Virus Corona bisamenyebabkan gangguan pada system pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian. Virus Jurnal PaedagogyJurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 8 No. 2 April 2021p-ISSN 2355-7761e-ISSN 2722-4627pp. 256-263Jurnal Paedagogy Vol. 8. No. 2 April 2021 Copyright © 2021, Nurkhasanah, S. 257ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupunibu menyusui. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar kewilayah lain di berbagainegara, termasuk Indonesia. Merebaknya kasus penyebaran virus Corona atau Covid-19sangat berdampak terhadap proses pembelajaran di seluruh wilayah Indonesia tidak terkecualidi Kabupaten Lombok adanya kebijakan yang ditetapkan oleh daerah, maka sekolah harus tetapmelaksanakan pembelajaran meskipun dengan jarak jauh PJJ. Tujuannya antara lain; 1siswa tetap mendapat haknya untuk belajar, 2 siswa tidak kehilangan waktunya untukbelajar, 3 siswa tetap memperoleh ilmu yang seharusnya dia peroleh. Belajar dari RumahBDR dilaksanakan dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh PJJ. Dalam Undang-undangNo. 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 15, dijelaskan bahwa PJJ adalah pendidikan yang pesertadidiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajarmelalui teknologi komunikasi, informasi dan media lain. Dalam pelaksanaannya, PJJ dibagimenjadi dua pendekatan, yaitu pembelajaran jarak jauh dalam jaringan daring danpembelajaran jarak jauh luar jaringan luring. Menurut Asmuni 2020, Ahmad 2020,Nurhayati 2020, dan Zaenab 2021 menjelaskan bahwa, dalam pelaksanaan PJJ, satuanpendidikan dapat memilih pendekatan daring atau luring atau kombinasi keduanya sesuaidengan karakteristik dan ketersediaan, kesiapan sarana dan prasarana . Mempertimbangkanbeberapa hal diantaranya masih ada sebagian siswa belum memiliki HP dan sebagian besarsiswa yang ada di daerah yang sulit mendapatkan sinyal internet. Maka Belajar dari rumahBDR di SMP Negeri 1 Gangga menggunakan metode daring dalam jaringan dan luringluar jaringan. Ada dua kelompok siswa yaitu siswa yang memiliki HP dan jaringan internetbelajar secara daring melalui Google classroom dan group telegram sedangkan siswa yangtidak memiliki HP dan di luar jangkauan internet dilakukan belajar secara luring yakni dibuatkelompok perdusun dan diberikan kunjungan oleh guru secara terjadwal. Pada penelitian inihanya akan membahas belajar secara IPA yang sebaiknya dilaksanakan di laboratorium atau lebih banyakpraktikum, menjadi sebuah tantangan yang ditemukan di lapangan. Tentu saja yang palingutama adalah sarana pembelajaran jarak jauh yang dikenal dengan daring dalam jaringan.Pembelajaran jarak jauh, pada dasarnya telah dimulai pada semester dua tahun pelajaran2019/2020, namun dikarenakan belum adanya pengalaman dan program yang terencanadengan baik maka PJJ yang dilaksanakan belum berhasil disebabkan antara lain tidak adanyacontrol bagi siswa yang tidak mengikuti PJJ secara daring, siswa yang belum terbiasa denganpola belajar jarak jauh sehingga mengakibatkan partisipasi dan keaktifan rendah, tingkatkebosanan siswa yang tinggi karena belajar dianggap monoton dari tugas ke masalah tersebut, perlu dilakukan pembenahan dalam prosespembelajaran di masa pandemi Covid-19 melalui tindakan model yang tepat dan dapatdigunakan dalam pembelajaran IPA secara daring. Disamping itu juga, menurut Sadikin &Hamidah 2020, Susmiati 2020, dan Zaenab 2021, menjelaskan bahwa guru harusmelakukan variasi dalam menyampaikan informasi pembelajaran kepada peserta didiksehingga peserta jadi termotivasi dan aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran secaradaring. Model pembelajaran flipped classroom merupakan salah satu model pembelajaranyang cocok pada masa BDR ini. Flipped classroom adalah strategi pembelajaran campuranyang membalikkan model pengajaran dan pembelajaran di dunia pendidikan secaratradisional Cortese, Wals dan Jickling dalam Usmadi dan Ergusni, 2019. Sedangkan Bishopdan Verleger dalam Usmadi dan Ergusni 2019 mendefinisikan strategi Flipped Classroomsebagai kegiatan pembelajaran kelompok interaktif di dalam kelas, dan mengarahkan Jurnal PaedagogyJurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 8 No. 2 April 2021p-ISSN 2355-7761e-ISSN 2722-4627pp. 256-263Jurnal Paedagogy Vol. 8. No. 2 April 2021 Copyright © 2021, Nurkhasanah, S. 258instruksi individu berbasis komputer, misal Video ceramah, di luar kelas. Menurut Fulton,Roehl et al., dalam Usmadi dan Ergusni 2019 banyak hasil penelitian telah menemukanbahwa pembelajaran dengan penerapan strategi Flipped Classroom dapat memberikansejumlah keuntungan bagi guru dan peserta didik. Misalnya, menggunakan strategipembelajaran aktif di kelas memungkinkan guru untuk memahami gaya dan kesulitan belajarpeserta didik yang lebih baik; untuk menggunakan waktu kelas lebih efektif dan kreatif; danuntuk memenuhi kebutuhan pembelajaran kelompok peserta didik yang beragam sesuaidengan kurikulum dan memberikan bimbingan guru ke peserta didik yang dipersonalisasidan kolaborasi antar rekan. Begitupula, Brent dalam Usmadi dan Ergusni, 2019mendefenisikan strategi Flipped Classroom sebagai pendekatan yang dapat diberikan olehpendidik dengan cara meminimalkan jumlah instruksi langsung dalam praktek mengajarmereka sambil memaksimalkan interaksi antar peserta didik. Strategi Flipped Classroom inimemanfaatkan teknologi yang mendukung materi pembelajaran bagi peserta didik yang dapatdi akses secara online. Pada pendekatan ini bahan pelajaran harus dipelajari oleh pesertadidik di rumah sebelum pembelajaran. Pendidik sewaktu di dalam kelas tidak menjelaskanmateri secara detail, tetapi hanya mereviu video yang sudah diberikan. Selanjutnya pendidikmemberikan lembar diskusi kelompok LDK.Strategi Flipped Classroom dapat diterap kan di kelas dengan langkah-langkah 1Sebelum tatap muka, peserta didik diminta untuk belajar mandiri di rumah mengenai materipertemuan berikutnya, dengan menonton video pembelajaran. 2 Pada pembelajaran di kelas,peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4 atau 5 orangperkelompok. 3 Peran pendidik pada saat pembelajaran berlangsung adalah memfasilitasiberlangsungnya diskusi atau sebagai fasilitator. 4 Pendidik memberikan kuis atau tes untukmengukur pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran. Dari beberapa definisi,dapat disimpulkan bahwa Flipped Classroom merupakan pembelajaran dengan kelas dengan pembelajaran jarak jauh, dimana tidak ada tatap muka maka modelpembelajaran Flipped Classroom, peneliti modifikasi yakni siswa mempelajari materipelajaran di rumah melalui menonton video pembelajaran, membuat rangkuman, mencatatpoin-poin penting, membuat pertanyaan, diskusi dengan teman secara online, atau membacasumber-sumber yang dibutuhkan. Di dalam kelas maya yaitu melalui telegram dilakukandiskusi, presentasi, penjelasan terhadap konsep-konsep yang belum dipahami siswa, tetapi inisifatnya untuk penguatan atau pendalaman. Sementara itu google classroom digunakan untukinput materi berupa modul dan LKS, tugas secara tertulis di kumpulkan melalui googleclassroom sementara tugas yang harus di diskusikan atau presentasikan melalui tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi modelpembelajaran flipped classroom dalam pembelajaran jarak jauh untuk meningkatkanpartisipasi belajar IPA di SMP Negeri 1 PenelitianMetode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yaitumenggambarkan peristiwa yang terjadi saat melakukan kegiatan pembelajaran daring. Subyekdalam penelitian ini adalah kelas sebanyak 28 orang. Pelaksanaan kegiatan daringdilakukan 4 kali pertemuan atau 12 jam pelajaran dengan alokasi waktu 12 x 30 menitselama 4 minggu secara daring melalui Google classroom serta group dalam penelitian ini adalah sebagai berikut Jurnal PaedagogyJurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 8 No. 2 April 2021p-ISSN 2355-7761e-ISSN 2722-4627pp. 256-263Jurnal Paedagogy Vol. 8. No. 2 April 2021 Copyright © 2021, Nurkhasanah, S. 259Tahap Perencanaan1 Sosialisasi kepada siswa untuk memasang aplikasi Google classroom dan telegram padaHP siswa atau di laptop bagi yang memiliki.2 Membuat kelas Google untuk tiap kelas3 Membuat group telegram untuk tiap kelas4 Guru sebagai penulis membuat rencana persiapan pembelajaran untuk empat kalipertemuan dan tugas mandiri siswa termasuk lembar pengamatan keaktifan Menyiapkan bahan tayang berupa penguatan materi ajar6 Menyediakan lembar instrumen berupa kuisioner angket diagnosis pembelajaran melaluigoogle form7 Mengirimkan Materi pembelajaran dalam bentuk modul dan video serta penugasanmelalui Google Melakukan diskusi dan presentasi melalui kelas telegram sesuai jadwal pelajaran yangtelah Pelaksanaan Kegiatan1 Sosialisasi kepada siswa untuk memasang aplikasi Google classroom dan telegram padaHP siswa dengan cara a Menggunakan protocol kesehatan, mengumpulkan siswa secara bertahap untukmendapatkan sosialisasi pelaksanaan BDR, siswa diminta membawa HPb Siswa dipandu untuk memasang aplikasi Google Classroom dan bergabung dengankelas yang sudah dibuat oleh sekolah Tim BDRc siswa dibimbing cara membuka, membaca tugas dan mengirimkan tugas melaluiGoogle classroomd siswa dipandu memasang aplikasi telegram dan masuk ke dalam kelas telegramyang sudah disiapkan oleh Tim BDR2 Memberikan sosialisasi pada siswa bahwa materi dan penugasan dilakukan melaluiGoogle Diskusi tentang kesulitan materi dan penugasan dilakukan sesuai jadwal mata pelajaranyang telah dibuat. Diskusi ini berlangsung di kelas telegram. Dalam kelas telegram ini,dilakukan layaknya kita ada dalam kelas. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkansalam dan menanyakan kabar peserta didik. Kegiatan inti dengan meminta siswa untukmengungkapkan tugas dan masalah yang dihadapi dalam menyelesaikan tugas. Kegiatnpenutup dilakukan di akhir pembelajaran, guru memberikan rangkuman dan memberreward berupa bintang kepada siswa yang aktif belajar di kelas telegram4 Apabila siswa memerlukan komunikasi dengan guru atau temannya di luar jadwalpelajaran dapat dilakukan setiap saat menggunakan WA ObservasiPada tahap ini dilaksanakan saat pemberian tindakan yakni 1 Observasi yang dilakukan guru berdasarkan partisipasi siswa selama melakukandiskusi. Semua kejadian dicatat oleh guru sebagai penulis dengan format observasiyang telah Hal-hal yang menjadi perhatian guru sebagai penulis dalam tahap ini adalah partisipasisiswa selama proses belajar berlangsung antara lain siswa yang hadir pada saatpembelajaran, siswa yang memberikan jawaban sementara ketika diberikan masalah diawal pembelajaran,siswa yang memperhatikan materi yang diajarkan Guru sebagai penulis memberikan penguatan materi di akhir Guru memberikan tugas mandiri yang dikirim melalui Google Classroom selanjutnya Jurnal PaedagogyJurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 8 No. 2 April 2021p-ISSN 2355-7761e-ISSN 2722-4627pp. 256-263Jurnal Paedagogy Vol. 8. No. 2 April 2021 Copyright © 2021, Nurkhasanah, S. 260siswa mengirimkan jawaban masing-masing melalui untuk memperoleh umpan Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa aplikasi yang digunakan adalah GoogleClassroom dan Telegram kelas. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah a Instrumen untuk mengamati proses pembelajaranb Instrumen kuisioner diagnosis awal dan diagnosis akhirc Instrumen tes kemampuan kognitif berupa soal-soal sederhana untuk didiskusikanselama pembelajaran teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptifkualitatif dan Penelitian dan PembahasanDari hasil penelitian yang dilakukan pada siswa kelas dengan pengisiankousioner diagnosis awal, diagnosis akhir serta lembar pengamatan keaktifan siswa yang diisioleh teman sejawat selama pelaksanaan PJJ tahun pelajaran 2020/2021 dapat diuraikansebagai berikut 1 Proses pembelajaran jarak jauh menggunakan model pembelajaran Flipped Classroompada kelas menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa dalam mengikutikegiatan pembelajaran yang berlangsung secara Proses pembelajaran jarak jauh menggunakan model pembelajaran Flipped Classroompada kelas memperoleh apreasi yang tinggi berdasarkan hasil tes diagnostic awaldan 1. Grafik Prosentase Peningkatan Partisipasi Siswa dalamMengikuti Kegiatan Pembelajaran Secara Daring Menggunakan ModelPembelajaran Flipped ClassroomTabel 1. Diagram Lingkaran yang Menggambarkan Respon Siswa selama pelaksanaanPJJ menggunakan Model Pembelajaran Flipped Classroom melalui Tes DiagnostikAwal dan AkhirPerasaan Belajarsecara jarak jauh051015202530Minggu 1Minggu 2Minggu 3Minggu 4Kurang senangcukup senangsenangsangat senangkurang senangcukup senangsenangsangat senang Jurnal PaedagogyJurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 8 No. 2 April 2021p-ISSN 2355-7761e-ISSN 2722-4627pp. 256-263Jurnal Paedagogy Vol. 8. No. 2 April 2021 Copyright © 2021, Nurkhasanah, S. 261Mata Pelajaranyang harusdidampinggi guruBerdasarkan hasil pada gambar 1 diatas, grafik peningkatan partisipasi siswa dalammengikuti PJJ dengan penggunaan model Flipped Classroom menunjukkan adanyapeningkatan yang signifikan, dimana pada minggu 1 sebanyak 10 orang, minggu 2 sebanyak15, minggu 3 sebanyak 22 dan minggu 4 sebanyak 24 orang, sementara itu 4 orang lainnyamengikuti belajar secara luring. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya pembelajaranterbalik, dimana siswa belajar dan praktek di rumah kemudian dipresentasikan melalui kelastelegram membuat siswa menjadi tertarik untuk mengikuti pada gambar 2, diagram respon siswa memperlihatkan bahwa sebelumpelaksanaan PJJ menggunakan Model Pembelajaran Flipped Classroom menunjukkansebanyak 50% siswa tidak senang PJJ, sebanyak 31% siswa kurang senang dengan PJJ dan17% siswa cukup senang dengan PJJ. Namun setelah PJJ menggunakan Model PembelajaranFlipped Classroom sebanyak 25% siswa tidak senang dengan PJJ, 25% siswa kurang senangdengan PJJ, 35% siswa senang dengan PJJ dan 14% sangat senang dengan PJJ. Adanyapeningkatan pada siswa yang senang dan sangat senang dengan itu, pada jenis mata pelajaran apakah harus didampingi guru, sebelumpelaksanaan PJJ menggunakan Model Pembelajaran Flipped Classroom menunjukkansebanyak 50 % menganggap IPA harus didampingi guru dan 50% lagi Matematika harusdidampingi guru. Selanjutnya setelah pelaksanaan PJJ menggunakan Model PembelajaranFlipped Classroom menunjukkan sebanyak 71% menyatakan Matematika harus didampingiguru, sedangkan IPA 29% perlu didampingi guru, artinya bahwa 71% siswa dapat belajarIPA secara daring dan secara sebelumnya mengenai Model Pembelajaran Flipped Classroom dilakukanoleh Yuniarsih, Eky Kusuma Hapsari, Muhamad Zakaria 2020 di Fakultas Bahasa dan Seni,Universitas Negeri Jakarta menyatakan bahwa penerapan blended learning model flippedclassroom efektif, namun bagi peserta didik tertentu hal ini menjadi beban karena harusbanyak meluangkan waktu belajar mandiri di luar kelas, apalagi ketika banyak tugas darimata kuliah yang lain lihat diagram 1. Selain itu, materi tidak begitu paham karena tidakada penjelasan secara langsung dari pengajar. Sehingga perlu adanya koordinasi denganpengajar yang lain untuk menentukan jenis tugas yang akan diberikan. Penelitian serupa jugadilakukan oleh Sinmas, Wolfharda Fitriani, Chandra Sundaygara, dan Kurriawan BudiPranata 2019 di SMK Negeri 2 Singosari dengan judul "Pengaruh PBL Berbasis FlippedClass terhadap Prestasi ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa. Hasil penelitian ini menunjukanbahwa 1 ada perbedaan prestasi belajar siswa yang belajar melalui modelpembelajaran problem based learning berbasis flipped class dengan siswa yang belajarmelalui model pembelajaran konvensional, 2 ada perbedaan prestasi belajar antara siswayang memiliki motivasi belajar tinggi dengan siswa yang memiliki motivasi belajar rendah,3 terdapat interaksi antara model pembelajaran problem based learning berbasis flippedclass dengan motivasi terhadap prestasi belajar siswa. Jurnal PaedagogyJurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 8 No. 2 April 2021p-ISSN 2355-7761e-ISSN 2722-4627pp. 256-263Jurnal Paedagogy Vol. 8. No. 2 April 2021 Copyright © 2021, Nurkhasanah, S. 262KesimpulanKesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini bahwa pembelajaran jarak jauhyang dilaksanakan selama pandemi Covid-19 menggunakan model pembelajaran FlippedClassroom pada kelas SMPN 1 Gangga tahun pelajaran 2020/2021 dapat berjalan baik,dapat meningkatkan partisipasi siswa untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh secara daring,semakin banyak siswa yang senang dengan PJJ dan dapat belajar IPA secara Adapun saran yang dapat disampaikan berdasarkan hasil penelitian ini antara lain agarguru atau pendidik lainnya dapat menerapkan model pembelajaran Flipped Classroomsebagai salah satu solusi untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran jarak jauhsecara daring dalam jaringan maupun secara luring luar jaringan.Daftar PustakaAhmad, A. 2020. Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pembelajaran Jarak JauhMelalui Pendampingan Sistem Daring, Luring, atau Kombinasi pada Masa NewNormal Covid-19. Jurnal Paedagogy, 74, A. 2020. Problematika Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 danSolusi Pemecahannya. Jurnal Paedagogy, 74, Meyla, Harja Santanapurba, and Elli Kusumawati. 2019. "Penerapan BlendedLearning Menggunakan Model Flipped Classroom berbantuan Google Classroomdalam Pembelajaran Matematika SMP." EDU-MAT Jurnal PendidikanMatematika Irna Septiani, Toto Ruhimat, and Laksmi Dewi. 2017. "Efektivitas penerapanmodel pembelajaran flipped classroom pada peningkatan kemampuan berpikir kritissiswa." Educational Technologia Ela Priastuti, Hepsi Nindiasari, and Syamsuri Syamsuri. 2019. "PengaruhPembelajaran Flipped Classroom Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Ditinjau DariGaya Kognitif Siswa." Symmetry Pasundan Journal of Research in MathematicsLearning and Education E. 2020. Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Daring MelaluiMedia Game Edukasi Quiziz pada Masa Pencegahan Penyebaran Covid-19. JurnalPaedagogy, 73, 145-150. doi Dian Evriyani, dan Dwi Khaerunnisa Praharsih. 2016. "Pengaruh modelpembelajaran peer instruction flip dan flipped classroom terhadap hasil belajarkognitif siswa pada materi sistem ekskresi." Biosfer Jurnal Pendidikan Biologi A., & Hamidah, A. 2020. Pembelajaran Daring di Tengah Wabah 109–119. Wolfharda Fitriani, Chandra Sundaygara, and Kurriawan Budi Pranata. 2019."Pengaruh PBL Berbasis Flipped Class terhadap Prestasi ditinjau dari MotivasiBelajar Siswa." RAINSTEK Jurnal Terapan Sains & Teknologi Husnul Bariah, Dian Rahadian, Iwan Putra Tresna M. 2019. Implementasi E-learningDengan Model Flipped Classroom Dalam Aktivitas Belajar Siswa Pada MataPelajaran SistemKomputer. Jurnal PETIK Volume 5, Nomor 2, September 2019. Jurnal PaedagogyJurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 8 No. 2 April 2021p-ISSN 2355-7761e-ISSN 2722-4627pp. 256-263Jurnal Paedagogy Vol. 8. No. 2 April 2021 Copyright © 2021, Nurkhasanah, S. 263Subagia, I. Made. 2017. "Penerapan model pembelajaran flipped classroom untukmeningkatkan prestasi belajar ipa siswa kelas x ap 5 smk negeri 1 amalapura tahun ajaran 2016/2017." Lampuhyang E. 2020. Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia Melalui PenerapanModel Discovery Learning dan Media Video Dalam Kondisi Pandemi Covid-19 bagiSiswa SMPN 2 Gangga. Jurnal Paedagogy, 73, Ergusni. 2019. Penerapan Strategi Flipped Classroom dengan PendekatanScientific dalam Pembelajaran Matematika pada Kelas XI SMKN 2 Padang Eksata Pendidikan JEP. Doi Eky Kusuma Hapsari, Muhamad Zakaria. 2020. Penggunaan Blended earningModel Flipped Classroom Terhadap Pelajaran Kaiwa III. Jurnal Kata Penelitiantentang Ilmu Bahasa dan Sastra Special Issue 2020 E-ISSN 2502-0706 Z. 2021. Kolaborasi Zoom dengan WAG Sebagai Potret Merdeka Belajar padaMasa New Normal di SMK Negeri 4 Gowa. Jurnal Paedagogy, 81, Siti dkk. 2018. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas IX. JakartaPusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. ... Therefore, an approach, method, or learning model is one of the factors that cannot be avoided during learning. Some research results show that several approaches, methods, and learning models can increase student participation, such as the use of a scientific approach Efendi et al., 2019, the use of a Think Pair Share type of cooperative learning model Perawati et al., 2020, and implementation flipped classroom learning Nurkhasanah, 2021. With the results of these studies, it turns out that the application of the R2L model to improve literacy skills also provides similar findings, namely increasing student participation in learning. ... Arief MuttaqiinAisyah Salsabila Dwi AnandaPutri AuliaLahara YanuarsiThis study aims to determine the description of the character of students during learning with the Reading to Learn R2L Model in order to improve their scientific literacy skills. This learning was carried out for 3 meetings on dynamic electricity material. During the study, observations were made by two observers using an observation sheet containing the student's character. Aspects of student character observed in this study were curiosity, adaptability, social behavior, and initiative. The students observed consisted of four classes. The number of students involved was 64 students n=64. Based on observations, the highest character that emerges from students during learning is the character of socio-cultural behavior while the lowest character is curiosity 3 During the teaching and learning process, the teacher facilitates the discussions. 4 The teacher gives a quiz or test to assess the students' comprehension of the learning material Nurkhasanah, 2021. ...Maria Magdalena Yunika NugraheniParmamita SuryaningrumM. Andy Ruditospan>The COVID-19 pandemic that has hit various regions of the world has an impact on various sectors, including the education sector. This causes teaching and learning activities to be carried out online to minimize the transmission of this pandemic. However, online learning experiences several challenges for both teachers and students, one of which is students’ engagement where students tend to be passive and only accept the material provided by the teacher. This causes teachers to design creative and interesting learning to make students interested and active both emotionally, cognitively and student behavior. Flipped classroom is a learning approach where the teacher guides concepts effectively by creating an interactive learning environment that provides opportunities for students to participate actively. The aims of this research are 1 Knowing the learning design using flipped classroom to increase student involvement in learning mathematics. 2 Knowing the effect of flipped classroom in increasing student’s engagement in learning. The method used is a literature review and quantitative through a questionnaire. The subjects of this study were students of class X who took part in learning mathematics with a flipped classroom approach on trigonometry material. This study resulted in a learning design in the form of a learning design using a flipped classroom to increase student engagement. In addition, based on the results of the questionnaire, it can be concluded that the flipped classroom has an effect on increasing student’s engagement in learning mathematics. Ftabel > 3. 91.Siti Husnul BariyahPenelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan E-Learning dengan model Flipped Classroom dalam aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran sistem computer. Dilatar belakangi atas kurangnya aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran sistem komputer kelas X Multimedia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mixed Methods atau metode yang menggabungkan antara kuantitatif dengan kualitatif dengan menggunakan strategi sequential mixed methods. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X sebanyak 3 Kelas Semester 1 SMK Negeri 9 Garut dengan sampel yang diambil 1 kelas yaitu kelas X MM 1 sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar, dan angket yang diberikan kepada siswa maupun guru. Hasil penelitian dan analisis data diketahui bahwa kemampuan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran sistem komputer dengan materi sistem bilangan menunjukan dengan persentase ketuntasan belajar sebanyak 75%, menunjukan rasa ketertarikan 77%, rasa keingintahuan 78%, rasa senang 58%, rasa keaktifan 65%, rasa perhatian 58%.Kata Kunci aktivitas belajar siswa, media pembelajaran e-learning, Flipped Priastuti MirlandaHepsi NindiasariSyamsuri SyamsuriKemandirian belajar adalah kesiapan individu untuk belajar dengan inisiatif sendiri, dengan atau tanpa bantuan pihak lain dalam hal penentuan tujuan, metode dan evaluasi hasil belajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam upaya meningkatkan kemandirian belajar siswa adalah flipped classroom. Disamping itu, dalam penerapan pembelajaran ini perlu diperhatikan gaya kognitif siswa, yaitu cara khas siswa dalam memperoleh, menyusun dan menggunakan informasi untuk menghadapi dan menyelesaikan permasalahan. Salah satu kategori gaya kognitif siswa adalah gaya kognitif siswa adalah field dependent dan field independent. Penelitian ini menguji pengaruh model pembelajaran flipped classroom terhadap kemandirian belajar siswa ditinjau berdasarkan gaya kognitif siswa tersebut. Pada penelitian ini kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran flipped classroom dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran saintifik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 peningkatan kemampuan kemandirian belajar siswa pada kelas flipped classroom lebih tinggi daripada kelas saintifik, 2 peningkatan kemampuan kemandirian belajar siswa field independent pada kelas flipped classroom lebih tinggi daripada kelas kontrol, dan 3 peningkatan kemampuan kemandirian belajar siswa field dependent pada kelas flipped classroom lebih tinggi daripada kelas kontrol.
Dekorasi Kelas Sma Ipa – Salah satu manfaat dekorasi kelas bagi siswa SMA adalah dapat meningkatkan semangat belajar. Jika kelas menarik dan terorganisir dengan baik, itu dapat membuat siswa merasa lebih nyaman dan bersemangat, yang pada gilirannya akan membuat mereka lebih mungkin untuk memberikan upaya terbaik mereka di kelas. Hiasan dinding kelas juga dapat digunakan untuk mendorong siswa mengikuti kode etik sekolah. Dengan membuat kelas terlihat menarik dan teratur, siswa akan lebih bangga dengan pekerjaan mereka dan mengikuti aturan. Siswa IPA SMA harus merasa nyaman di ruang kelas mereka sehingga mereka dapat fokus pada studi mereka. Ruang Kelas yang dihias dengan Kerajinan Kertas Diy, Dinding Galeri Burung Warna-warni- SD, SMP, IPA, Hiasan Kelas, Cat akan membantu menambah pengetahuan dan mengembangkan kreativitas. Dekorasi kelas IPA SMA bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satu caranya adalah dengan menghias jendela dengan pita-pita dalam satu motif dan warna. Hal ini akan membuat ruang kelas terlihat unik namun tetap nyaman bagi siswa untuk fokus belajar. Cara lain untuk mendekorasi ruang kelas sains adalah dengan memasang poster yang berhubungan dengan sains atau alam. Ini akan membantu menciptakan lingkungan yang lebih merangsang untuk belajar. Dekorasi Kelas Sma Ipa Kekinian – Maka pada kesempatan kali ini penulis akan berbagi kepada para pembaca tentang contoh-contoh dekorasi kelas SMA yang paling indah, kreatif, – Apalagi belajar di sekolah seharusnya tidak hanya menambah pengetahuan tetapi juga harus mengembangkan kreativitas. Nah, salah – Apakah Anda mencari 12+ Dekorasi Kelas SMA Sains Modern nikmati artikel tentang dekorasi kelas SMA sains modern – Butuh ide untuk mendekorasi ruang kelas? Yuk, baca artikel tentang tema dekorasi kelas – Oleh karena itu, jendela kelas juga sering menjadi lahan kegiatan dekoratif untuk mendekorasi agar ruang kelas terlihat lebih rapi dan menarik. Para – Artikel kali ini akan membahas contoh dekorasi ruang kelas untuk anak SMA atau MA, siapa tahu bisa melamar ke menteri pendidikan. Semoga bermanfaat. Hilang Sains Cara Menghias Ruang Kelas Sma Mendekorasi ruang kelas sekolah menengah bisa menjadi tugas yang menantang, tetapi ada beberapa tips yang dapat membantu mempermudah prosesnya. Salah satu cara untuk merangsang kreativitas siswa adalah dengan mendekorasi dinding kelas agar kelas lebih nyaman. Selain hiasan dinding kelas wajib, coba tambahkan elemen dekorasi kelas lainnya seperti tema bawah air agar tampilan lebih kreatif. Jam dinding kelas yang terbuat dari piring plastik adalah cara yang bagus untuk menambah warna dan kehidupan pada ruangan. Hiasan Dinding Kelas Sma Kreatif Hiasan dinding kelas merupakan salah satu motivasi belajar siswa saat berada di kelas. Untuk mengasah kreativitas, berikut 7 ide dekorasi ruang kelas yang kreatif. Model ruang kelas ala Indonesia yang ruangannya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil memberikan kesan kreatif dengan hadirnya hiasan dinding. cara mendekorasi kelas secara kreatif. Dekorasi Kelas Sma Simple Tapi Menarik Mencari dekorasi kelas SMA yang sederhana namun menarik? Berikut adalah 7 ide dekorasi ruang kelas yang bisa Anda gunakan “mengingat sesuatu yang tidak pada tempatnya itu menyakitkan.” Siapa yang ingin memiliki kelas yang menarik? Tentu saja setiap siswa. Jika Anda mendekorasi tingkat SMP atau SMA, Anda bisa menghias jendela dengan pita-pita dengan satu motif dan warna agar terlihat unik namun tetap serasi. Artikel kali ini akan membahas contoh dekorasi ruang kelas untuk anak SMA atau MA, siapa tahu bisa dilamar oleh menteri pendidikan. Semoga Dekorasi Hari Guru Di Kelas Perayaan Hari Guru direncanakan untuk mempererat silaturahim dalam Dekorasi Kelas Sma Ipa Terbaik Yang Dimaksudkan Untuk Para Peserta Ini. Bertema “Creative Learning, Enthusiastic Teaching”, acara dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti pameran seni dan sains, pameran buku, bazar, dan lain-lain. Ada juga lomba di bidang menulis, menyanyi, dan public speaking. Hiasan Kelas Sederhana Tapi Mewah Jika Anda mendekorasi tingkat SMP atau SMA, Anda bisa menghias jendela dengan pita-pita dengan satu motif dan warna agar terlihat unik namun tetap mewah. Artikel kali ini akan membahas contoh dekorasi ruang kelas untuk anak SMA atau MA, siapa tahu bisa dilamar oleh menteri pendidikan. Semoga dapat menambah wawasan dan inspirasi bagi kita semua. Contoh Ruang Kelas Yang Indah Siswa SMA IPA harus merasa nyaman berada di ruang kelasnya agar bisa fokus belajar. Ruang kelas yang dihias dengan dekorasi ruang kelas juga bisa menjadi daya tarik bagi siswa baru yang akan memasuki kelas. Sehingga suasana belajar di dalam kelas lebih nyaman dan 10 Desain Dekorasi Kelas Menarik Yang Membangkitkan Semangat. Anda bisa memberi contoh cara menghiasnya. Peluang Usaha Penerangan Dinding Contoh Hiasan Dinding SMA. Dekorasi Kelas Sma Ipa Contoh dekorasi sekolah menengah Merayakan HUT RI ke-77 itu mudah, ini 7 ide kreatif dan berkelanjutan. Jangan ragu untuk merevisi kelas pada 17 Agustus. / Anah Mrangel, Kelas Perayaan HUT RI ke-77 Mudah, 7 Ide Dekorasi Kreatif dan Murah Aug 17. Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77 akan segera diperingati pada tanggal 17 Agustus 2022. Membuat ruang kelas untuk anak SD yang bisa diisi nama siswa Sekolah Di Lapangan Rugikan Siswa, Diknas Imbau Kembali Ke Kelas Berikut 7 ide dekorasi ruang kelas untuk perayaan HUT RI ke-77 17 Agustus di berbagai lokasi. Siswa dapat mendekorasi kelas menggunakan stiker. Tuliskan harapan Anda untuk masa depan Indonesia di postingan ini. Baca juga Puisi Kemerdekaan Indonesia Ke-77 atau 6 Contoh Lomba untuk Pelajar atau Warga Negara Hiasan Jendela Kelas Dari Kertas Origami tk, Sd, Paud Selain itu, Anda bisa melukis semuanya dengan tema Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kemudian Anda bisa mengisinya dengan tanah, menambahkan biji dan menempatkan atau menggantungnya di setiap sudut. Dekorasi kelas yang kreatif, menarik dan inovatif Anda dapat menciptakan rasa kebebasan dengan melukis pohon dengan warna merah putih atau gambar lain dengan tema kebebasan. Baca Juga 60 Ide Kado Untuk Anak Kampanye 17 Agustus Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Bermanfaat Untuk Ayah Bunda Jual Willis1 10pcs / Set Hiasan Gantung Bentuk Astronot / Planet Tata Surya Untuk Dekorasi Ruang Kelas / Pesta / Festival Cahaya dianggap sebagai simbol harapan dan kebahagiaan. Untuk memudahkan Anda, Anda bisa menggunakan kertas berwarna yang biasa dijual di toko-toko. LOCADRAMA PLAYER LAURA ATTY SCTV 22 NAMA ASLI DAN AKUN INSTAGRAM Fatli, Ricky Coco, Saya, Hei Pemeran Kaki Soalnya Pat Ppkn Semester 2 Kelas 6 SD Topik Saya 6 Diskusi dan Kunci Jawaban Nonton Ao Ashi Episode 20 Sub Indo Tonton 2 halaman ini gratis! Esperion B Mendapat Pemain Baru Belajar di sekolah tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga meningkatkan kreativitas. Salah satu cara untuk mendorong kreativitas di kalangan siswa adalah dengan mendekorasi dinding kelas dan membuat ruang kelas terlihat indah. Selain hiasan dinding kelas yang diperlukan seperti gambar Presiden dan Wakil Presiden atau slogan Garuda Panchasheela, siswa dan guru bisa sangat kreatif dalam menghias dinding kelas. Cara Menata Ruang Kelas Sekolah Dasar Agar Terlihat Indah Hiasan dinding kelas hanya digunakan di taman kanak-kanak atau sekolah dasar. Siswa SMP dan SMA dapat bereksperimen dengan pola yang lebih ekspresif. Meski konsepnya tidak sewarna SD. Lihatlah beberapa dekorasi dinding kelas yang menyenangkan yang akan membantu guru dan siswa bergaul lebih baik saat mereka memasuki tahun ajaran baru atau kembali ke kelas. Dalam seni, pekerjaan sekolah harus dinilai hanya berdasarkan gambar. Karena guru dapat menggantungkan gambar terbaik di kelas, siswa akan termotivasi dan berlomba untuk menciptakan karya terbaik. Guru dapat menggantung gambar dalam bingkai untuk menghias kelas. Anda dapat menggunakan benang wol dan menempelkannya pada gambar terlampir. Dekorasi Kelas Sma Ipa Kekinian Sumpah Keren! Bentuk tumbuhan atau hewan berwarna cerah. Cobalah menghias dengan stiker yang mudah menempel namun tidak merusak cat pada dinding. Tidak hanya dinding kelas tetapi juga pintu atau jendela dapat diperbaiki untuk membuat ruang kelas menjadi lebih baik. Hiasan gantung merupakan salah satu barang dekoratif yang mempercantik sebuah rumah. Guru harus kreatif Coba gunakan banyak pita berwarna cerah untuk membuat gorden sekolah dasar Anda terlihat istimewa. Untuk dekorasi SMP atau SMA, Anda bisa menghias jendela dengan pita-pita bermotif dan berwarna untuk tampilan yang unik dan elegan. Ruangan yang mencerminkan kreativitas dan pengetahuan siswa lebih efektif jika desain ruangannya modern. Pekan Pai” Tumbuhkan Generasi Islam Inspiratif Jika siswa menggunakan piring plastik, mereka sering makan bersama teman-temannya. Jangan buang, buang. Membuat kerajinan dari bahan dan membuat perlengkapan kelas. Misalnya lembaran plastik atau kertas lipat yang dihias dengan jam. Biasanya tidak bekerja seperti jarum jam. Kerajinan ini bisa berkreasi dan menggunakan bahan yang belum pernah digunakan sebelumnya. Meningkatkan motivasi; Coba terapkan pengetahuan ini ke kelas desain. Misalnya, ketika siswa tidak mengetahui lokasi dan nama dunia. Guru bisa digantung. Ide Dekorasi Kelas Ini Bikin Suasana Belajar Makin Seru! Kebanyakan TK atau SD menyukai dekorasi dinding dari kayu. Oleh karena itu, Anda bisa memilih warna-warna cerah untuk mempercantik ruangan, seperti kombinasi warna-warna cantik atau kayu dengan lipatan kertas. Menggunakan keterampilan motorik halus dengan mendekorasi kue Kemudian pasang gambar semua siswa di kelas dengan tanda hadir atau tidak hadir. Dengan cara ini, siswa dapat saling mengenal dan menghemat waktu kunjungan guru. Di kelas 2 dan 3 sekolah dasar, sebagian besar anak belajar dan menggunakan keseimbangan sejak usia dini. Dengan menggunakan kertas lipat bernomor, guru dan siswa bisa berkreasi dalam mendekorasi ruang kelas. Oleh karena itu, siswa memperoleh lebih banyak dan mengingat lebih banyak kata. Jual Costum Hiasan Kelas Rancangan. Informasi lengkap untuk tanggal hari ini dan kalender acara untuk bulan ini diberikan di bawah ini. Jenis kerajinan Melipat kertas atau origami sudah menjadi bahan pokok dinding kelas. Warnanya bervariasi dari yang sederhana hingga metalik atau solid. Kadang-kadang bahkan ruang kelas tercantik pun membutuhkan sedikit cahaya. Dinding kelas dapat dihias dengan kupu-kupu dan diletakkan dimana saja. Desain kupu-kupu dapat ditarik dari kubus ke papan. Hiasi jendela kelas dengan kertas origami TK, SD, anak-anak Dekorasi Kelas Sma Terbaik Mural adalah cara yang bagus untuk mendekorasi ruang kelas dan membiarkan siswa belajar tentang dunia. Anda akan menemukan seni dinding dalam berbagai ukuran dan tema, jadi Anda akan menemukan yang tepat untuk ruang kelas Anda. Sesuaikan garis yang dibuat saat memilih gambar. Anda dapat bekerja dengan seorang seniman untuk mendekorasi dinding kelas; Ini juga merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi siswa. Edit kelas dan bantu mereka menemukan kata-kata terbaik untuk tema tahun ini. Anda sedang belajar motivasi, Anda dapat menemukan kata-kata motivasi atau kata-kata tentang topik pelajaran. Tempelkan pesan di dinding atau tempelkan di papan buletin atau papan tulis. Desain ruang kelas. Sekolah sering disebut rumah kedua bagi siswa, sehingga mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah. Sekarang kita bisa mengatasi masalah ini dengan mendekorasi dinding di ruang kelas sekolah agar siswa nyaman dan bersemangat untuk belajar. Hal terpenting dalam mendekorasi kelas adalah melibatkan siswa. Guru dapat mengajak siswa untuk mendekorasi kelas dan menikmati kelas. Dengan mendekorasi ruang kelas Anda, siswa akan merasa menjadi bagian dari ruangan tersebut. Selain itu, di sini siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan umum tetapi juga mengembangkan kreativitas mereka di kelas dekorasi. Mengedit ruang kelas bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi siswa. Tanpa basa-basi lagi, mari kita lihat beberapa ide dekorasi ruang kelas yang bisa Anda gunakan. Pembelajaran Berbasis Minat Bersama Opym Apakah Monopoli Kelas Windows? Hiasan jendela dengan pita bermotif membuat jalan semakin indah. Coba gunakan pola pita dengan warna cerah dan ceria di level bawah. Untuk dekorasi SMP dan SMA, motif yang digunakan unik. Dengan kertas lipat, tanda, Anda dapat merekatkan dan membuat koran khusus dengan gambar besar. dari koran; Guru dan siswa menggunakan kalender untuk menjadwalkan kegiatan; Kelas dapat memasukkan informasi lengkap selama sebulan seperti waktu liburan dan ulang tahun. Dewan akademik ini memungkinkan siswa untuk lebih fokus dan bertanggung jawab dengan tenggat waktu. Dinding kelas tidak perlu dicat dengan wallpaper. Gunakan gambar atau origami untuk mendinginkan dinding kelas. Untuk sekolah dasar, cobalah membuat bentuk hewan atau tumbuhan dengan warna-warna cerah. Mata pelajaran seperti mekanik juga bisa diujikan di SMP dan SMA. Ide Dekorasi Kelas 17 Agustus Murah dan Lucu untuk Dekorasi Hari Kemerdekaan ke-77 Gambar Keren Untuk Dinding Kelas Hd Terbaik Dalam kegiatan seni seperti melukis, guru dapat menggunakan pekerjaan rumah sebagai hiasan di dinding kelas. Oleh karena itu, tidak ditempatkan di rumah setiap siswa, tetapi melukis hiasan dinding kelas memotivasi siswa dan membuat mereka bangga dengan pekerjaan mereka. Anda dapat menggantung atau menempelkan gambar sebagai hiasan, dan jangan lupa untuk membuatnya terlihat seperti stik es krim. ❤ Pengetahuan Origami buku origami bisa jadi motif origami ❤ ❤ Kepala Sekolah Smp Negeri 4 Sirombu Butuh Perhatian Khusus Pemkab Nias Barat Dan Dinas Terkait Contoh hiasan jendela ruang kelas TK, contoh hiasan dinding kelas, contoh gambar hiasan ruang kelas, hiasan SMA, contoh ragam hiasan dinding ruang kelas anak, contoh permadani untuk ruang kelas TK, contoh pola hiasan sekolah dasar, contoh pola hiasan sekolah, dekorasi pintu ruang kelas anak, contoh dekorasi jendela sd contoh dekorasi kelas tk contoh dekorasi ruang kelas sekolah dasar Dekorasi Kelas SMA IPS Modern – Dekorasi kelas merupakan salah satu cara untuk mengekspresikan karakter kelas. Mendekorasi ruang kelas juga bisa menjadi daya tarik bagi siswa baru yang masuk ke dalam kelas. Untuk membuat lingkungan belajar di dalam kelas menjadi mudah dan menyenangkan, maka perlu membuat ruang kelas yang indah dan unik. 1. Siswa Hilang Belajar Persyaratan Di SMP kelas X, XI dan XII, mata kuliah kerajinan digabungkan dengan dekorasi. Pengecatan jagung dapat dilakukan dalam 2 tingkat. SMP/MT dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Madrasah telah berubah dengan menambahkan sumber daya dan sumber daya utama, hari ini 3. E-Learning PGSD FIP untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan IPS Siswa bahasa Inggris Undiksha belajar bahasa Inggris di perguruan tinggi negeri 4. TPK untuk provinsi guru IPS tahun 2015 Informasi tentang KKN Direktorat Bina Sekolah Menengah. Detail Dekorasi yang direkomendasikan Ada banyak alasan mengapa ruang kelas sekolah menengah didekorasi 1. Untuk memotivasi siswa untuk bekerja 2. Untuk mengukur kinerja siswa yang belajar di kelas sekolah menengah, ruang siswa dan kamar mandi sekolah 3. Untuk mempromosikan budaya yang baik dalam kehidupan guru. ஒரு நல்ல பள்ளியில் மாணவர்களின் அனுபவப் படிப்பை மேம்படுத்துதல் 4. SMPN 9 Jamb City இல் வடிவமைப்பின் பங்கை விளக்குக. Stiker Dinding Molekul Kafein Dekorasi Ruang Kelas Laboratorium Kimia Struktur Dinding Decal Untuk Ruang Dapur Seni Dekorasi Y542wall Stickers 1. வண்ணமயமான மற்றும் அழகான Ipa kelas 12 sma, pelajaran ipa kelas 2 sma, materi ipa sma kelas 11, pelajaran ipa sma kelas 10, materi ipa sma kelas 10, ipa kelas 1 sma, soal ipa sma kelas 10, pelajaran ipa kelas 1 sma, ipa sma kelas 10, belajar ipa sma kelas 10, pelajaran kelas ipa sma, pelajaran ipa sma kelas 11. Lihat juga 12+ Dekorasi Kelas SMA IPA Kekinian Sumpah Keren! 25+ Dekorasi Kelas SMA IPS Kekinian Nyentrik Banget! Terima kasih sudah membaca! Kami harap Anda menikmati posting ini tentang dekorasi kelas sekolah menengah sains. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar, jangan ragu untuk meninggalkannya di bawah.
Canva Sebagai Media Pembelajaran IPA Materi Perpindahan Kalor di SD. Artikel ini dirumuskan sebagai pengembangan media pembelajaran di Sekolah Dasar, hal ini dilatarbelakangi karena kurangnya variasi media pembelajaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan pendekatan deskriptif berdasarkan literatur yang relevan. Pengembangan media pembelajaran ini ditujukan pada mata pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam IPA khususnya pada materi perpindahan kalor. Tujuan pengembangan media pembelajaran ini agar siswa belajar sesuai dengan tahap perkembanganya, siswa Sekolah Dasar berada pada tahap Operasional Konkrit. Tahap ini merupakan tahap ke tiga berdasarkan tahap perkembangan kognitif menurut Piaget. Pada tahap ini anak membutuhkan objek konkret atau suatu pembiasaan dalam pembelajaran. Dengan menggunakan Canva sebagai media pembelajaran dapat memudahkan guru dalam kegiatan belajar mengajar. Materi pembelajaran dapat dibuat animasi menggunakan fitur yang tersedia pada Canva. Sehingga, siswa dapat belajar dengan objek konkret dalam bentuk animasi pada mata pelajaran IPA materi perpindahan kalor. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free JIPD Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5, No. 2, Bulan Juli Tahun 2021, Hal. 96-101 E-ISSN 2598-408X, P-ISSN 2541-0202 96 CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA MATERI PERPINDAHAN KALOR DI SD 1Tiara Melinda, 2Erwin Rahayu Saputra Prodi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya, Jl. Dadaha Kahuripan, Kec. Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115 1email tiaramelinda11 2email erwinrsaputra Diterima 11 April 2021, Direvisi 7 Juli 2021, Diterbitkan 31 Juli 2021 AbstractCanva as a Science Learning Media to Heat Transfer Material in Elementary School. This article is formulated as the development of learning media in elementary schools, this is motivated by the lack of variety of learning media by utilizing current technological developments. This study uses a development research method with a descriptive approach based on the relevant literature. The development of this learning media is aimed at the subject of Natural Sciences IPA, especially on the material of heat transfer. The purpose of developing this learning media is so that students learn according to their developmental stages, elementary school students are at the concrete operational stage. This stage is the third stage based on the stage of cognitive development according to Piaget. At this stage the child needs a concrete object or a habit of learning. Using Canva as a learning medium can make it easier for teachers in teaching and learning activities. Learning materials can be animated using the features available in Canva. Thus, students can learn with concrete objects in the form of animations in the science subjects of heat transfer material. Keywords Learning Media, Canva, Natural Sciences, Elementary School Abstrak Canva Sebagai Media Pembelajaran IPA Materi Perpindahan Kalor di SD. Artikel ini dirumuskan sebagai pengembangan media pembelajaran di Sekolah Dasar, hal ini dilatarbelakangi karena kurangnya variasi media pembelajaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan pendekatan deskriptif berdasarkan literatur yang relevan. Pengembangan media pembelajaran ini ditujukan pada mata pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam IPA khususnya pada materi perpindahan kalor. Tujuan pengembangan media pembelajaran ini agar siswa belajar sesuai dengan tahap perkembanganya, siswa Sekolah Dasar berada pada tahap Operasional Konkrit. Tahap ini merupakan tahap ke tiga berdasarkan tahap perkembangan kognitif menurut Piaget. Pada tahap ini anak membutuhkan objek konkret atau suatu pembiasaan dalam pembelajaran. Dengan menggunakan Canva sebagai media pembelajaran dapat memudahkan guru dalam kegiatan belajar mengajar. Materi pembelajaran dapat dibuat animasi menggunakan fitur yang tersedia pada Canva. Sehingga, siswa dapat belajar dengan objek konkret dalam bentuk animasi pada mata pelajaran IPA materi perpindahan kalor. Kata Kunci Media Pembelajaran, Canva, Ilmu Pengetahuan Alam, Sekolah Dasar PENDAHULUAN Kegiatan pembelajaran dipersiapkan guru sebaik mungkin agar peserta didik memahami materi yang disampaikan. Guru membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP, memilih model pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran hingga evaluasi pembelajaran. Hal dipersiapkan guru agar mempermudah dalam mencapai tujuan pendidikan, salah satu yang dipersiapkan guru adalah media pembelajaran. Media pembelajaran dipandang sebagai salah satu komponen pembelajaran membantu guru dan peserta didik dalam mencapai suatu tujuan pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pada peserta didik, bagi peserta didik media pembelajaran membantu mereka memahami materi yang disampaikan guru. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam IPA membelajarkan peserta didik bekerja secara Melinda, Saputra,Canva Sebagai Media Pembelajaran IPA..... 97 ilmiah dan berinkuiri, karena hakikat IPA merupakan cara berpikir ilmuan dan hakikat pendidikan IPA agar pola berpikir siswa seperti ilmuan dalam memahami alam dan fenomenanya. Peserta didik di jenjang Sekolah Dasar berada pada tahap perkembangan kognitif operasional konkrit. Berdasarkan teori Piaget, pada tahap operasional konkrit anak sudah cukup matang untuk menggunakan pemikiran logika atau operasi, tetapi hanya untuk objek fisik yang ada saat ini. Dengan begitu dalam belajar IPA, peserta didik membutuhkan objek konkret untuk memahami materi. Maka, sejalan dengan penjelasan mengenai tahap operasional konkrit guru harus mampumembuat media pembelajaran yang tepat. Di era perkembangan teknologi ini guru harus lebih inovatif dalam membuat media pembelajaran. Guru dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk membuat media pembelajaran. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan yaitu Canva. Canva merupakan platform desiain grafis yang digunakan untuk membuat grafis media sosial, presentasi, poster, dokumen, dan konten visual lainnya Wikipedia,2021. Aplikasi ini juga menyediakan template desain sebagai referensi dalam membuat desain. Dengan adanya penelitian ini untuk memberikan gambaran pengembangan media pembelajaran di Sekolah Dasar, agar siswa dapat belajar sesuai dengan tahap perkembangannya. METODE PENELITIAN Metode penelitian pengembangan dipilih untuk mengembangkan media pembelajaran yang sudah ada di Sekolah Dasar khususnya pada mata pelajaran IPA. Metode penelitian pengembangan ini didukung dengan beberapa literatur yang sesuai dengan penelitian ini. Media pembelajaran dikembangkan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. Sehingga, metode pengembangan dipilih dengan pendekatan deskriptif berdasarkan literatur yang relevan. Menurut Sugiyono dalam Haryati,S 201213 metode penelitian dan pengembangan merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan tersebut. Selaras dengan pendapat Sugiyono bahwa metode penelitian pengembangan itu mengahasilkan suatu produk baru atau memaksimalkan produk yang sudah ada. Begitu pun pendapat Haryati 2012 bahwa penelitian dan pengembangan bertujuan untuk menemukan, mengambangkan, dan memvalidasi produk. Produk- produk tersebut dapat berupa hal yang menunjang tercapainya tujuan pendidikan seperti inovasi kurikulum, media pembelajran dan lain sebagainya. HASIL DAN PEMBAHASAN Media Pembelajaran Munculnya media pembelajaran dilatarbelakangi karena kebutuhan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran serta berdasarkan bahan pembelajaran oleh Rohani dengan judul “Media Pembelajaran” disebutkan guru menyadari perlunyasarana belajar untuk menyeluruhkan rangsangan dan pengalaman belajar untuk siswa melalui saluran atau media tertentu ke penerima pesan merupakan hakikat proses belajar mengajar. Pesan, sumber pesan, saluran atau media dan penerima pesan dipandang sebagai komponen-komponen dalam proses komunikasi. Media dipandang sebagai suatu alat bantu guru dalam proses pembelajaran agar efektif untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa. Berikut manfaat media pembelajaran berdasarkan bahan pembelajaran menurut Rohani,R 2019 1. Dapat membantu kemudahan belajar bagi siswa dan kemudahan mengajar bagi guru. Metode dan media pembelajaran dipandang sebagai dua hal yang tidak bisa terpisah. Pembelajaran efektif akan terwujud dengan adanya metode dan media yang tepat, dengan hubungan sinkron antar keduanya sehingga mampu mewujudkan mutu pembelajaran dengan tinggi. Singkatnya, dengan adanya media pembelajaran memberikan kemudahan bagi siswa untuk memahami materi. Bagi guru media pembelajaran membantu dalam memperjelas atau mempermudah penyampaian materi kepada peserta didik. 2. Melalui alat bantu konsep tema pengejaran hal abstrak dapat diwujudkan dalam bentuk konkrit. Hal ini tentunya diperlukan peserta didik pada jenjang Sekolah Dasar, karena berdasarkan teori perkembangan kognitif menurut Piaget anak usia 7-11 tahun berada pada tahap operasional konkrit. Pada tahap ini anak memerlukan objek konkrit saat belajar. 3. Belajar mengajar tidak membosankan dan tidak monoton sebagai satu penyebab rendahnya daya serap dan tingkat pemahaman siswa dalam pembelajaran. Hal tersebut menyangkut mata pelajaran di mana konsep-konsep tertentu masih bersifat abstrak. Untuk itu, pendidik harus mampu mengidentifikasi strategi pendidikannya. 98 JIPD Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, Volume 5, Nomor 2 Juli 2021 Selain itu, guru harus mampu membuat dan mengembangkan bahan ajar. Kemajuan teknologi saat ini membantu banyak orang hidup dengan teknologi membuat segalanya menjadi lebih mudah. Guru dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menciptakan materi pembelajaran secara kreatif 4. Segala alat indra manusia dapat mengartikan dan turut berdialog sehingga kelemahan kemampuan salah satu indera dapat diimbangi oleh kekuatan indera lain. Karena pada dasarnya dalam kegiatan belajar melibatkan lebih dari satu alat indera manusia. Kegiatan belajar dengan pengunaan media pengajaran akan memudahkan siswa memahami penjelasan guru. Levi & Lentz 1982 menyaatakan empat fungsi media pengajaran, khususnya media visual, yaitu 1. Fungsi atensi media visual merupakan pokok artinya menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada materi pembelajaran yang ada kaitannya dengan makna visual. 2. Fungsi afektif media visual dapat dilihat dari tingkat kenyamanan siswa ketika belajar atau membaca teks bergambar 3. Fungsi kognitif media visual dapat dilihat pada temuan-temuan penelitian dengan mengunggapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi pesan dalam gambar. 4. Fungsi kompensantoris media pengajaran dapat dilihat melalui hasil penelitian bahwa media visual memberikan konteks untuk memahami teks. Sehingga, membantu siswa dengan kemampuan yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali Berdasarkan bahan pembelajaran Rohani dengan judul “Media Pembelajaran” dapat kita simpulkan secara sederhana bahwa media pembelajaran pada intinya memberikan keuntungan bagi guru dan peserta didik. Bagi guru, media pembelajaran membantu dalam menyampaikan materi dan mencapai tujuan pembelajaran. Bagi peserta didik media pembelajaran mempermudah mereka dalam memahami materi pelajaran yang disampaikan guru. Dengan demikian media pembelajaran dibuat untuk menunjang pembelajaran. Materi Perpindahan Kalor Berdasarkan penelitian Azizah et al 2020, mata pelajaran IPA mencakup banyak materi tentang alam dan lingkungannya, salah satunya materi perpindahan panas. Perpindahan panas didefinisikan sebagai perpindahan energi panas yang terjadi pada benda dengan suhu tinggi ke benda dengan suhu lebih rendah. Pada materi ini siswa mempelajari tentang pentingnya perpindahan panas, tiga jenis perpindahan panas yaitu perpindahan panas secara konduksi,konveksi, dan radiasi, serta penerapan perpindahan panas dalam kehidupan sehari-hari. Pada materi ini siswa harus dapat memahami konsep awal dengan baik agar dapat membedakan ketiga jenis perpindahan panas dan mampu menerapkannya pada kehidupan sehari-hari. Pembelajaran perpindahan panas sangat tepat jika dilakukan melalui eksperimen atau percobaan sederhana. Melalui eksperimen atau percobaan sederhana siswa dapat secara langsung mengamati proses perpindahan panas dan menanamkan konsep yang kuat pada siswa. Sejalan dengan pendapat tersebut, siswa harus memahami konsep awal perpindahan panas agar bisa membedakan ketiga jenis perpindahan panas dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semua hal tersebut bisa dilakukan menunjukkan objek konkret yang berkaitan dengan perpindahan panas di sekitar lingkungan siswa, salah satunya bisa dilakukan dengan cara menggunakan media pembelajaran yang inovatif sehingga konsep dasar perpindahan kalor terbentuk dalam pemikiran siswa. Berdasarkan penjelasan Kemendikbud 2017 dalam artikel karya Aditya, 2020, materi pembelajaran tentang konsep perpindahan panas meliputi 1. Sumber energi panas merupakan benda yang bisa menghasilkan panas. Sumber energi panas dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari adalah matahari, gesekan benda dan api. Sinar matahari adalah sumber panas terbesar. Sinar matahari dimanfaatkan manusia untuk mengeringkan pakaian,mengeringkan ikan,menghasilkan garam, dan sebagai sumber energi alternatif. Selain itu, panas matahari berguna bagi tumbuhan untuk berfotosistesis. 2. Panas dan suhu. Panas kalor dan suhu merupakan dua hal yang berbeda. Energi panas diartikan sebagai salah satu energi yang dapat diterima dan dilepaskan oleh suatu benda. Suhu atau temperatur dipandang sebagai besaran yang dapat Melinda, Saputra,Canva Sebagai Media Pembelajaran IPA..... 99 menentukan derajat panas suatu benda. Alat pengukur suhu disebut termometer. 3. Perpindahan panas, perpindahan panas dibedakan menjadi tiga jenis yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi. Konduksi adalah perpindahan panas oleh media perantara, tetapi tanpa perpindahan partikel perantara. Konveksi adalah perpindahan panas oleh perantara, tetapi tanpa perpindahan artikel perantara. Radiasi adalah perpindahan panas tidak menggunakan perantara. 4. Konduktor dan isolator. Konduktor adalah perpindahan panas. Isolator diartikan sebagai bahan yang tidak dapat mengahantarkan panas Mengenai beberapa pernyataan di atas, jika kita fokuskan pada materi perpindahan panas, dapat disimpulkan bahwa perpindahan panas dibagi menjadi tiga jenis konduksi,konveksi, dan radiasi. Konduksi adalah perpidahan panas melalui zat perantara yang tidak disertai dengan pergerakan partikel zat. Konveksi adalah perpindahan zat perantara yang bergerak atau ikut berpindah. Dan radiasi merupakan perpindahan panas dilangsungkan atau tidak menggunakan zat perantara. Pengunaan Canva sebagai Media Pembelajaran Terdapat beberapa penelitian mengenai canva sebagai media pembelajaran, mulai dari infografis hingga power point. Berikut beberapa penelitian yang sama mengkaji canva sebagai media pembelajaran 1. Penelitian yang berjudul Pemanfaatan Aplikasi Canva sebagai Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia jenjang SMA/MA dalam Jurnal Sasindo Unpam, Vol 8, No 2, Desember 2020. Penelitian tersebut menjelaskan pemanfaatan fitur Canva oleh guru maupun siswa dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Selain itu, Pelamgi memaparkan kelebihan dan kekurangan aplikasi Canva. Persamaan penelitian Pelangi dengan penelitian ini terdapat pada aplikasi Canva yang dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Sedangkan, perbedaannya terdapat pada mata pelajaran yang akan diujikan dan jenjang pendidikan. 2. Penelitian yang berjudul Pengembangan Poster Kesehatan Reproduksi Bebasis Pendidikan Karakter menggunakan Canva pada Usia Remaja Sekolah di SMA dalam Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan e-Saintika July 2020 Berdasarkan abstrak pada penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan poster kesehatan reproduksi berbasis pendidikan karakter menggunakan Canva pada usia remaja sekolah di SMA. Persamaan penelitian John, dkk dengan penelitian ini terdapat pada aplikasi Canva yang dimanfaatkan sebagai media pembelajaran IPA. Perbedaannya terdapat pada jenjang pendidikan yang diujikan. 3. Penelitian yang berjudul Efektivitas Produk Kemas Ulang Informasi Berupa Infografis Sebagai Media Pembelajaran Mata Pelajaran IPA Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas VII di SMP N 1 Tembarak Kabupaten Temanggung. Pada bagian abstrak penelitian disebutkan bahwa penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengunaan kemas ulang informasi berupa infografis sebagai media pembelajaran mata pelajaran IPA siswa kelas VII di SMP N 1 Tembarak. Persamaan penelitian Anggraeni R,dkk dan penelitian ini terdapat pada penggunakaan Canva sebagai media pembelajaran IPA. Perbedaannya terletak pada perbedaan jenjang pendidikan yang akan diujikan. Berikut langkah membuat media pembelajaran di Canva 1 Buka aplikasi Canva atau Web Canva di Gambar 1. Beranda Canva 2 Buat akun, bisa menggunakan akun google 3 Pilih “Presentation” pada tampilan beranda Canva 100 JIPD Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, Volume 5, Nomor 2 Juli 2021 Gambar 2. Ikon Presentation Canva 4 Klik “Template” untuk memilih desain Power Point PPT Gambar 3. Template PPT 5 Masukan bahan ajar, kemudian kreasikan PPT sesuai keinginan Gambar 4. Kreasi PPT 6 Klik titik tiga di pojok kanan atas untuk save PPT atau merecord penjelasan dari PPT tersebut Gambar 5. Save atau Record PPT 7 Jika memilih record, maka PPT dibagikan dalam bentuuk link KESIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa perkembangan teknologi dapat digunakan guru sebagai suatu inovasi dalam media pembelajaran. Aplikasi Canva merupakan salah satu aplikasi editor yang dapat dimanfaatkan dalam membuat pembelajaran. Media pembelajaran pada materi perpindahan kalor dapat dibuat semenarik mungkin agar menarik minat siswa Sekolah Dasar. DAFTAR RUJUKAN Aditya, H. I. PENINGKATAN HASIL BELAJAR KONSEP PERPINDAHAN KALOR DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STAD PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 GIRIPURWO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019. Jurnal Pendidikan Empirisme Juni 2020, 32, 25 Anggraeni, R., & Arfa, M. 2017.Efektivitas Produk Kemas UlangInformasiBerupaInfografis Sebagai Media Pembelajaran MataPelajaran IPA Studi EksperimenPada Siswa Kelas VII di SMPN1Tembarak KabupatenTemanggung. Jurnal IlmuPerpustakaan, 61, 241-250. Azizah, Y. N., Untari, E., & Mudiono, A.2020. Penerapan ModelContextual Teaching Learning untuk Meningkatkan Hasil BelajarPerpindahan Kalor pada Siswa Kelas V SD. Wahana Sekolah Dasar, 281, 11-18. Canva, Web Canva online , diakses 01 Juni 2021. Haryati, S. 2012. Research and Development R&D sebagai salah satu model penelitian dalam bidang pendidikan. Majalah Ilmiah Dinamika, 371, 15. Ibda, F. 2015. Perkembangan kognitif teori jean piaget. Intelektualita, 31. Pelangi, G. 2020. PEMANFAATANAPLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA JENJANGSMA/MA. Jurnal SasindoUNPAM, 82, 79-96 Rohani, R. 2019. Media pembelajaran. Wicaksana, E. J., Atmadja, P., & Asmira, Y.2020.Pengembangan Poster Kesehatan Reproduksi Berbasis Pendidikan Karakter Menggunakan Canva pada Usia Remaja Sekolah di SMA. Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan e Saintika, 42, 160-172. Melinda, Saputra,Canva Sebagai Media Pembelajaran IPA..... 101 Wikipedia, Canva online diakses pada 27 Mei 2021. ... Kelebihan dari canva ini diantaranya memiliki berbagai desain yang menarik, meningkatkan kreatifitas guru dengan berbagai fitur yang digunakan, dapat dikerjakan dengan gawai, memiliki resolusi yang baik, serta menghemat waktu dalam mendesain Garris Pelangi, 2020; Rahma Elvira Tanjung, 2019. Berbagai jenis penelitian yang memanfaatkan fitur aplikasi canva diantaranya Melinda & Saputra, 2021;Rahmatullah, Inanna, & Ampa, 2020;Sholeh, Rachmawati, & Susanti, 2020. ...... Penelitian yang dilakukan oleh Melinda & Saputra 2021, disimpulkan pemanfaatan canva dalam belajar objek konkret materi perpindahan kalor dapat menarik peserta didik dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian lain Rahmatullah et al. 2020, media pembelajaran audio visual dengan aplikasi canva sangat layak untuk digunakan dalam situasi pandemic saat ini. ...Ima Mulyawati Novanita Whindi AriniLanny PolinaABSTRAKPenyebaran virus Covid 19 begitu cepat dan dalam waktu yang singkat memberikan dampak bagi semua sektor khususnya pendidikan. Pola pembelajaranpun berubah dari luring menjadi daring. Banyak sekali penyesuaian yang harus dilakukan demi berlangsungnya pembelajaran daring ini, salah satunya adalah menyiapkan media pembelajaran bagi siswa agar mudah memahami materi yang disampaikan guru. Ada beberapa kendala yang dihadapi oleh guru salah satunya adalah menciptakan media pembelajaran yang menarik dengan memaksimalkan berbagai platform yang ada. Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Bagi Guru SDN Pulogebang 09 Pagi. Ada beberapa guru yang belum bisa membuat Canva dan Padlet sebagai salah satu media pembelajaran yang mendukung proses pembelajaran daring. Berdasarkan permasalahan tersebut maka kegiatan pengabdian ini menawarkan pelatihan pembuatan dan pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Bagi Guru SDN Pulogebang 09 Pagi. Sasaran dari kegiatan ini adalah guru dan staff sebagai mitra pengabdian. Langkah-langkah kegiatan pengabdian ini terdiri dari tahap persiapan berupa survey dan wawancara mengenai kondisi mitra, tahap persiapan. Tahap yang terakhir adalah evaluasi dengan pemberian angket mengenai kegiatan pengabdian dan tindak lanjut mengenai kegiatan pengabdian selanjutnya. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya respon positif dimana para guru mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam media pembelajaran khususnya Canva dan Padlet. Kata kunci media pembelajaran; canva; padlet. ABSTRACTThe spread of the Covid 19 virus is so fast and in a short time has an impact on all sectors, especially education. The learning pattern has changed from offline to online. There are so many adjustments that must be made for the sake of this online learning, one of which is to prepare learning media for students to easily understand the material presented by the teacher. There are several obstacles faced by teachers, one of which is creating interesting learning media by maximizing the various existing platforms. The service activity carried out was Training on Making Learning Media for Teachers at SDN Pulogebang 09 Pagi. There are some teachers who have not been able to make Canva and Padlet as one of the learning media that supports the online learning process. Based on these problems, this service activity offers training in the manufacture and assistance of Making Learning Media for Teachers at SDN Pulogebang 09 Pagi. The targets of this activity are teachers and staff as service partners. The steps of this service activity consist of a preparation stage in the form of surveys and interviews regarding the condition of partners, the preparation stage. The last stage is an evaluation by giving a questionnaire regarding service activities and follow up on further service activities. The results of this service indicate a positive response where teachers gain knowledge and skills in learning media, especially Canva and Padlet. Keywords learning media;, canva; padlet.... Perkembangan teknologi turut serta berperan dalam mengubah suata gaya belajar siswa, terkait mengenai pemanfaatan sebuah media pembelajaran Peprizal & Syah, 2020, selain itu, dapat dimanfaatkan oleh guru sebagai suatu inovasi dalam media pembelajaran Melinda & Saputra, 2021. Penggunaan media dalam proses pembelajaran dapat membangkitkan keinginan dan minat baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, serta membawa pengaruh psikologis terhadap siswa Arsyad, 2011. ...Jelita Danik Dewi MasithohThis study aims to produce video products as a science learning medium that is suitable for use in grade III students in elementary school. This research is Research and Development R&D, with the development stage using the ADDIE model, which consists of 5 stages, including 1 analysis, 2 design, 3 development, 4 implementation, and 5 evaluation. The study was conducted from January to June 2022. The subject of the study was a grade III student at MI Ma'arif Serut, Bantul. Data collection techniques use questionnaires. Analyze data using Microsoft Excel. The results showed that learning video media is suitable for use in learning science competencies based on assessments from material experts and media experts, with a score of in the "Very Good" category.... Bagi guru, media pembelajaran mempermudah guru saat menyampaikan materi dan mencapai tujuan pembelajaran. Bagi peserta didik, media pembelajaran dapat mempermudah peserta didik agar paham dengan materi yang diajarkan oleh guru Tiara Melinda, 2021. ...Tri Wulandari Adam MudinillahThis article intends to describe the effectiveness of using Canva as an MI/SD science learning medium. Globalization brings major changes in the way people live. These changes are driven by the growing development of science and technology, which has an impact on various sectors of life, including in the field of education. The design of learning media at this time not only utilizes objects that can be found in everyday life but also utilizes the digital world. Canva is an application that can be developed in the process of making science learning media that really needs the media as an introduction to information from the content of abstract learning materials. The Canva application provides a variety of interesting features that can make it easier for teachers to create learning media, one of which is the availability of various templates that can be used in the process of designing learning media, one of which is science subjects in MI/SD. In carrying out this research, the literature review method was used, namely the process of placing, obtaining, reading, and evaluating various research literature related to or related to the issue to be studied. The data described are the results of research on the effectiveness of using the Canva application that has been carried out by previous Bakti Pertiwi Iis YanawatiThe continued existence of conventional learning in elementary school science subjects has left 4th graders without fully understanding the concept of science and of underinterest in student study. Therefore it takes the right media to use the development of technology to give us an understanding of the concept of science. One approach is by using surgical motion media. The purpose of this learning media development is for students to learn in accordance with the cognitive development stage, so that students can understand the science concept, matter of the importance of preserving natural resources SDA in the environment in video form. The method of development used in this development is the 4d method, consisting of the defining, design, development, and dissemination stages. Using this learning medium can be a relevant solution for teachers to communicate the science learning material for fourth graders. Keyword Project Motion, Learning Material, Natural Sciences, Elemantary SchoolSri SunartiThe purpose of this study was to find out the extent of the competence of trainees in making learning media using canva in MUBA Regency. The research method used is a quantitative descriptive method where the researcher makes an image or descriptive about a situation objectively using numbers, starting from data collection, interpretation of the data and appearance and results. This research was conducted at Madrasah Aliyah Negeri 1 MUBA with a sample of 35 participants in learning media training based on information and communication technology. Data collection techniques through pretests and post-tests as well as participant results or products. The result of this study is that with the training of learning media based on information and communication technology, there is an increase in knowledge and skills related to making learning media using Canva. This proves that training in information and communication technology-based learning media with Canva is very beneficial for has not been able to resolve any references for this publication.
desain kelas sma ipa